Senin, 18 Desember 2017 

Username
Password
  Case Sensitive
  Lupa password
  Syarat dan Ketentuan

Username
Password
  Case Sensitive
  Lupa password

Username
Password
  Case Sensitive

Hari ini, Anda pengunjung ke :
879

Dari total pengunjung :
202702
  
Overview


Perjalanan Bisnis Mikro Bank Bukopin berawal dari  fokus bisnis terhadap segmen Usaha Mikro yang memiliki potensi dan masih terbuka luas untuk dimasuki. Unit kerja perbankan Mikro semakin menunjukkan keberadaannya sejak dipisahkan dari perbankan UKMK (Usaha Kecil Menengah dan Koperasi) pada bulan Agustus 2008. Sejak saat itu, Bank Bukopin berhasil mengembangkan konsep pinjaman mikro secara langsung (direct loan) dimana sebelumnya Bank Bukopin hanya mengembangkan pinjaman mikro melalui pola two step loan melalui jaringan pembiayaan mikro, Swamitra.

Bank Bukopin bergerak cepat untuk membentuk landasan bagi pengembangan perbankan Mikro sebagai salah satu pilar bisnis Bank Bukopin dimasa depan. Penyaluran kredit perbankan Mikro diberikan dengan batasan plafon Rp. 500 Juta. Agar penggarapan Bisnis dapat lebih fokus, maka untuk kredit dengan plafon sampai dengan Rp. 50 Juta penyalurannya dilakukan dengan pola two step loan melalui Swamitra, sementara kredit lainnya dengan plafon sampai dengan Rp. 500 Juta disalurkan melalui direct loan.

Pengembangan perbankan Mikro terus dilakukan menyesuaikan kebutuhan para nasabah. Pada tahap awal, dilakukan pembiayaan kepada para pensiunan pegawai negeri anggota PT. Taspen.  Untuk memberikan pelayanan yang baik, Bank Bukopin bekerjasama dengan PT. Taspen dimana Bank Bukopin ditunjuk menjadi instansi yang membayarkan uang pensiunan setiap bulan kepada para pensiunan anggota Taspen. Tidak hanya itu, perbankan Mikro juga melakukan kerjaama dengan PT Asabri untuk menggali potensi bisnus dengan sasaran para pensiunan ABRI/TNI atau Instansi Pertahanan dan Keamanan.

Perkembangan pembiayaan pensiunan yang mulai stabil, menjadikan bisnis mikro lebih giat lagi dalam memasuki pangsa pasar baru yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS). Mengingat jumlah PNS yang banyak dan tersebar di daerah maka pembiayaan kepada PNS ini dilakukan melalui BPR Pemerintah Kabupaten (Pemkab) / Pemerintah Kota (Pemkot). Kerjasama lainnya adalah kerjasama antara Bank Bukopin dengan PT Jamsostek dimana kerjasama ini memiliki target sasaran para pekerja anggota Jamsostek. Pemberian fasilitas Kredit Perumahan yang dikhususkan untuk para pekerja anggota Jamsostek seluruh Indonesia dan belum memiliki rumah tinggal.

Promo


 Informasi  Tools  Quick Links 

Berita  
 
Simulasi KreditCredit Scoring 
 
YahooGoogle 
 



© Copyright 2009, BANK BUKOPIN